Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab



Hallo semuanya, bagaimana kabarnya? mudah-mudahan baik yah meskipun di tengah-tengah situasi covid 19 kayak gini, tetap semangat untuk belajar bahasa Arab.

Dan pada pembelajaran bahasa Arab kali ini kita akan belajar tentang pembagian fi’il (kata kerja) berdasarkan waktu. 

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab
Gambar pembagian fi’il berdasarkan waktu

Berdasarkan gambar di atas kita tahu bahwa pembagian fi’il (kata kerja) dalam bahasa Arab terbagi menjadi dua yaitu fi’il madhi dan fi’il mudhari. 

Tapi sebelum menjelaskan lebih dalam lagi perhatikan gambar di bawah ini!

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab

Gambar di atas bisa dibilang itu adalah perjalan waktu, ada yang disebut dengan masa lalu, masa sekarang dan masa depan.

Hal ini ada hubungannya dengan fi’il (kata kerja). Jadi fi’il (kata kerja) dalam bahasa Arab sudah terikat dengan waktu. 
Maksudnya gimana?
Perhatikan dulu contoh fi’il (kata kerja) berikut
ذَهَبَ = telah pergi

Maksud adanya keterikatan antara waktu dan fi’il (kata kerja) nya adalah keterangan waktu sudah termasuk pada makna dalam satu kata.

Kalau dalam bahasa Indonesia kata “telah pergi” merupakan dua kata yaitu “telah” dan “pergi”, namun dalam bahasa Arab hanya ada 1 kata yaitu “ذَهَبَ” yang memiliki arti “telah pergi” 


A. Fi’il madhi dalam bahasa Arab

Sekarang kita langsung saja masuk pada bagian pertama yaitu fi’il madhi dalam bahasa Arab. Fi’il artinya kata kerja dan madhi artinya masa lalu, namun secara istilah fi’il madhi adalah kata kerja yang menunjukan pada suatu kejadian di masa lalu. 

Dan bisa dibilang kata kunci dari fi’il madhi adalah masa lalu. Adapun ciri-ciri atau pola pada fi’il madhi dari segi lafadznya sebagai berikut

1. Fi’il madhi huruf terakhirnya selalu berharakat fathah, 

Fi’il madhi huruf terakhirnya selalu berharakat fathah, dan hal ini merupakan sifat asalnya fi’il madhi dan bisa dilihat pada katanya langsung. 

Silakan perhatikan contoh-contoh di bawah ini

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab
Berdasarkan contoh-contoh pada tabel di atas kita bisa melihat dan mengetahui bahwa ciri fi’il madhi yang pertama yaitu setiap harakat pada huruf terakhirnnya memiliki harakat fathah.

2. Harakat huruf terakhir pada fi’il madhi bisa berubah menjadi dhammah.

Berubah menjadi dhammah ada syaratnya yaitu ketika fi’il madhi diakhiri oleh huruf wau jamak. 

Apa itu huruf wau jamak?

Huruf wau jamak adalah huruf yang menunjukan pada makna lebih dari dua. Dan huruf wau jamak ini yang merubah harakat pada fi’il madhinya

namun tetap saja pada asalnya atau hakikatnya fi’il madhi tersebut tetap berharakat fathah. Perhatikan contoh-contoh pada tabel berikut

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab

Berdasarkan tabel di atas kita bisa melihat dan mengetahui bahwa ciri fi’il madhi yang kedua yaitu diakhiri dengan huruf wau jamak.

Dan bukan diakhiri dengan huruf alif yah meskipun ada huruf alif di sana. Hal ini akan dibahas pada tulisan selanjutnya. 

3. Bisa diakhiri dengan dhamir mutaharrik marfu’

Pada tulisan sebelumnya di “Lengkap Isim Dhomir dan Contohnya dalam Al Quran” kita sudah sama-sama mengetahui ada yang disebut dengan dhamir baariz mutashil. 

Nah kira-kira mirip-mirip contohnya seperti itu. Namun alangkah lebih baiknya ditulis lagi di sini, jadi perhatikan contoh-contoh berikut!

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab

Berdasarkan gambar di atas kita bisa melihat dan mengetahui bahwa tanda fi’il madhi yang ketiga yaitu bisa diakhiri dengan dhamir muttaharik marfu’. 

4. Bisa diawali dengan huruf قَدْ

Fi’il madhi dalam bahasa Arab bisa didahului dengan huruf قَدْ. fungsi huruf قَدْ dalam fi’il madhi sebagai huruf ta’qid artinya sebagai penguat makna fi’il. Perhatikan contoh-contoh berikut

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab


B. Fi’il mudhari dalam bahasa Arab

Alhamdulillah sekarang kita lanjut pada bagian yang kedua dari pembagian fi’il (kata kerja) berdasarkan waktu dalam bahasa Arab.

Fi’il mudhari adalah kata kerja yang menunjukan pada kejadian masa sekarang atau masa depan.
Jadi bisa dibilang kata kunci dari fi’il mudhari adalah masa sekarang dan masa depan.

Dan ciri-ciri dari fi’il mudhari dari segi lafadznya adalah sebagai berikut:
 

a. Diawali oleh salah satu dari huruf ا، ن، ي، ت

Agar bisa lebih memahaminya, perhatikan contoh-contoh berikut!

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab


b. Beri’rab rafa’ jika tidak didahului oleh sesuatu apapun

Bagi yang belum paham boleh baca dulu pada tulisan di bawah ini yang berjudul “Mudah paham, Belajar Irab dan pembagiannya dalam bahasa Arab”

Jadi tanda rafa’ pada fi’il mudhari itu ada 2 yaitu harakat dhammah dan huruf nun. Adapun contoh-contohnya bisa dilihat pada tabel berikut!

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab

Silakan perhatikan baik-baik pada contoh-contoh di atas, jadi ada yang irabnya menggunakan harakat dhammah dan juga ada yang menggunakan huruf nun di akhir.

c. Bisa didahului oleh salah satu huruf yang menashabkan

Di antara kedua fi’il (kata kerja) ini hanya fi’il mudhari yang bisa didahului oleh salah satu huruf yang menashabkan. 
Huruf-huruf nashab itu apa sih?
Huruf nashab adalah huruf yang bisa mempengaruhi irab pada fi’il mudhari yang asalnya rafa’ berubah menjadi nashab.

Huruf-huruf yang menashabkan ini biasa disebut dengan ‘amil nawasib dan ada 10. Untuk fungsi huruf nashabnya seperti apa silakan perhatikan tabel di bawah ini yah.

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab

d. Bisa didahului oleh salah satu huruf yang mejazmkan

Huruf yang mejazmkan ini hanya bisa mendahului fi’il mudhari yah, tidak akan bisa mendahului fi’il madhi atau fi’il yang lain. 

Huruf yang mejazmkan ini biasa disebut dengan ‘amil jawazim, dan fungsinya yaitu merubah irab rafa’ pada fi’il mudhari menjadi irab jazm.

Huruf-huruf yang mejazmkan jumlahnya ada 18, dan agar lebih memahami fungsi huruf-huruf yang mejazmkan silakan perhatikan di bawah ini!

Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab

Alhamdulillah pada kesempatan kali ini kita sudah belajar tentang fi’il madhi dan fi’il mudhari. 

Kata kunci untuk fi’il madhi adalah masa lalu (sudah terjadi) dan kata kunci untuk fi’il mudhari adalah masa sekarang dan masa depan. 

Setiap fi’il memiliki ciri-ciri tersendiri yang menjadi pembeda dengan yang lainnya. 

Untuk ciri-ciri fi’il madhi yaitu 
  1. fi’il madhi huruf terakhirnya selalu berharakat fathah, 
  2. fi’il madhi harakat huruf terakhirnya bisa berubah menjadi dhammah dengan syarat tertentu, 
  3. Bisa diakhiri dengan dhamir mutaharrik marfu’, dan 
  4. Bisa diawali dengan huruf قَدْ. 

Ciri-ciri fi’il mudhari yaitu 
  1. Diawali oleh salah satu dari huruf
  2. ا، ن، ي، ت ,  Beri’rab rafa’ jika tidak didahului oleh sesuatu apapun, 
  3.  Bisa didahului oleh salah satu huruf yang menashabkan 
  4. Bisa didahului oleh salah satu huruf yang mejazmkan. 
Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat dan bisa mempermudah kita semua dalam memahami bahasa Arab. Sampai bertemu di tulisan selanjutnya.

Posting Komentar untuk "Lengkap : Pembagian Fiil Madhi dan Fiil Mudhari Beserta Contohnya Dalam bahasa Arab"