Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Recomended : Pembagian Isim Isyarah Dalam Bahasa Arab

Recomended : Pembagian Isim Isyarah Dalam Bahasa Arab

Pembagian Isim Isyarah Dalam Bahasa Arab

Hallo semuanya, dalam tulisan kali ini kita masih membahas bagian-bagian dari isim marifat yah, lebih dengan judul Recomended : Pembagian Isim Isyarah Dalam Bahasa Arab

admin disini kita akan menjelaskan dengan pembahasan sebagai berikut :
  1. Definisi isim isyarah
  2. Jenis-jenis isim isyarah
  3. isim isyarah untuk jarak dekat
  4. isim isyarah untuk jarak jauh
  5. contoh-contohnya

A. Definisi isim Isyarah Dalam Bahasa Arab

Dilihat dari namanya isim isyarah ini, isim artinya kata benda dan isyarah adalah petunjuk. Kata petunjuk dalam bahasa Arab sama halnya seperti kata petunjuk dalam bahasa Indonesia. 

Kata petunjuk dalam bahasa Indonesia yang biasa digunakan adalan “ini dan “itu”. 

Tapi definisi isim isyarah dalam bahasa Arab adalah kata benda yang digunakan untuk menunjukan sesuatu yang sudah ditentukan. 

Adapun isim isyarah tidak lengkap jika tidak ada musyar ilaihnya, artinya kata petunjuk ini tidak lengkap jika tidak ada sesuatu yang ditunjukannya. 

Dengan demikian bisa dikatakan isim isyarah dan musyar ilaihnya tidak bisa dipisahkan. 

Musyar ilaih (yang ditunjuk) terbagi menjadi dua, ada yang bersifat konkrit atau nyata dan ada juga yan bersifat maknawi. 

Dan Musyar ilaih (yang ditunjuk) bisa bersifat mudzakar atau muannats yah dan terdapat penyesuaian juga dalam segi jumlahnya. 

Nah pengertian tentang mudzakar dan muannast pernah dibahas ditulisan sebelumnya. 

B. Isim isyarah berdasarkan jarak musyar ilaihi dalam bahasa Arab

Sekarang kita lanjut pada jenis-jenis isim isyarah berdasarkan jarak musyar ilaih dalam bahasa Arab yahh 

Dan seperti gambar di atas isim isyarah berdasarkan jaraknya dibagi menjadi dua, 1) lil qarib ( jarak dekat) dan 2) lil ba’id (jarak jauh). 

1. Isim isyarah lil qarib (jarak dekat) dalam bahasa Arab

Kita akan bahas jenis-jenis kata petunjuk jarak dekat, dan perhatikan tabel berikut 


Pembagian Isim Isyarah Dalam Bahasa Arab


Contoh isim isyarah jarak dekat dalam kalimat bahasa Arab: 
  1. هَذَا مُسْلِمٌ صَالِحٌ : ini seorang muslim yang salih
  2. هَذَا digunakan untuk menunjukan pada kata jenis mudzakar dan berjumlah satu
  3. هَذَانِ مُسْلِمَانِ صَالِحَانِ : ini dua orang muslim yang salih
  4. هَذَانِ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis mudzakar dan berjumlah dua
  5. هَئُلاَءِ مُسْلِمُوْنَ صَالِحُوْنَ : ini para muslim yang salih
  6. هَئُلاَءِ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis mudzakar dan berjumlah lebih dari dua
  7. هَذِهِ مُسْلِمَةٌ مَاهِرَةٌ : ini seorang muslimah yang pintar
  8. هَذِهِ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis muannats dan berjumlah satu
  9. هَتَانِ مُسْلِمَتَانِ مَاهِرَتَانِ : ini dua orang muslimah yang pintar
  10. هَتَانِ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis muannats dan berjumlah dua
  11. هَئُلاَءِ مُسْلِمَاتٌ مَاهِرَاتٌ : ini para muslimah yang pintar
  12. هَئُلاَءِ selain untuk mudzakar digunakan juga pada muannatd dan jumlahnya lebih dari dua.

Nah ada juga nih yang sedikit berbeda dari contoh-contoh di atas. Contoh-contoh di atas adalah contoh yang musyar ilaihinya berakal. 

Kenapa disebut berakal?

Karena muslim dan muslimah adalah makhluk yang memiliki akal, sedangkan ada sedikit perbedaan untuk yang tidak berakal seperti benda-benda misalnya buku. 

Perhatikan pada contoh-contoh isim isyarah dan musyar ilaih berikut! 
  1. هَذَا كِتَابٌ جَدِيْدٌ : ini sebuah buku baru
  2. هَذَانِ كِتَابَانِ جَدِيْدَانِ : ini dua buku baru
  3. هَذِهِ كُتُبٌ جَدِيْدَةٌ : ini buku-buku baru
Untuk penggunaan هَذَا dan هَذَانِ nampak sama seperti contoh di atas, tapi untuk penggunaan هَذِهِ agak berbeda. 

Kita fokus perhatikan kata musyar ilaihinya yaitu isim jamak taksir yaitu buku sedangkan buku tidak berakal, maka kata yang digunakannya bukan هَئُلاَءِ tapi هَذِهِ. 

2. Isim isyarah lil ba’id (jarak jauh) dalam bahasa Arab

Haloo teman-teman sekarang kita akan lanjut pada isim isyarah lil ba’id (jarak jauh) dalam bahasa Arab. 

Maksudnya sesuatunya itu memiliki jarak yang cukup jauh dengan mutakalim (orang yang berbicara). 
Dalam bahasa Indonesia kata yang sering diucapkannya dalam hal ini adalah kata “itu”. 

Dan ini dia jenis-jenis kata petunjuk jarak jauh, dan perhatikan tabel berikut 

Pembagian Isim Isyarah Dalam Bahasa Arab


Contoh isim isyarah jarak jauh dalam kalimat bahasa Arab: 
  1. ذَالِكَ مُسْلِمٌ ذَكِيٌّ : itu seorang muslim yang cerdas
  2. ذَالِكَ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis mudzakar dan berjumlah satu
  3. ذَانِكَ مُسْلِمَانِ ذَكِيَّانِ : itu dua orang muslim yan cerdas
  4. ذَانِكَ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis mudzakar dan berjumlah dua
  5. أُلَئِكَ مُسْلِمُوْنَ ذَكِيُّوْنَ : itu para muslim yan cerdas
  6. أُلَئِكَ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis mudzakar dan berjumlah lebih dari dua
  7. تِلْكَ مُسْلِمَةٌ ذَكِيَّةٌ : itu seorang muslimah yang cerdas
  8. تِلْكَ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis muannats dan berjumlah satu
  9. تَانِكَ مُسْلِمَتَانِ ذَكِيَّتَانِ : itu dua orang muslimah yang cerdas
  10. تَانِكَ digunakan untuk menunjukan pada kata jenis muannats dan berjumlah dua
  11. أُلَئِكَ مُسْلِمَاتٌ ذَكِيَّاتٌ : itu para muslimah yang cerdas
  12. أُلَئِكَ selain digunakan untuk menunjukan pada kata jenis mudzakar, kata ini juga digunakan pada muannats dan berjumlah sama yaitu lebih dari dua

C. Isim isyarah menunjukan tempat dalam bahasa Arab

1. Isim Isyarah lil qarib dalam bahasa Arab

Isim isyarah lil qarib (jarak dekat) adalah kata benda yang menunjukan pada sesuatu yang telah ditentukan dan jaraknya dekat, lafadznya yaitu هُنَا artinya “di sini”. 

Boleh dibaca هُنَا (huna), atau هَنَّا(hanna) atau هِنَّا(hinna), namun kata هُناَ (huna) yang paling utama, karena fasihat (formal). 

Dan jika kita sering mendengar kata هِنَا yang tanpa tasyid itu merupakan bahasa amiyah (tidak formal). 

Contoh dalam kalimat bahasa Arab. 
  1. نَحْنُ نَدْرُسُ الُّلغَةَ اْلعَرَبِيَةَ هُنَا : Kita belajar bahasa Arab di sini
  2. نَحْنُ نُشَاهِدُ اْلفِلْمَ هُنَا : Kita menonton film di sini

2. Isim Isyarah Lil Mutawasith Dalam Bahasa Arab

Isim isyarah lil mutawasith (jarak medium) adalah kata benda yang menunjukan pada sesuatu yang telah ditentukan dan jaraknya medium atau cukup. 

Lafadznya هُنَاكَ artinya “di sana”. Dan contoh dalam kalimat bahasa Arabnya seperti di bawah ini: 

هُنَاكَ اْلمَسْجِدُ النَّظِيْفُ وَاْلجَدِيْدُ : di sana terdapat mesjid yang bersih dan baru 
هُنَاكَ اْلبَيْتُ اْلجَدِ وَاْلجَدَةِ : di sana terdapat rumah kakek dan nenek 

2. Isim isyarah lil ba’id dalam bahasa Arab

Alhamdulillah kita sudah masuk pada bagian terakhir dari isim isyarah yang menunjukan tempat, yaitu isim isyarah lil ba’id. 

Seperti namanya isim ini untuk menunjukan pada jarak yang sangat jauh, dan lafadznya yaitu هُنَالِكَ dan lafadz ثَمَّ 

Pada lafadz هُنَالِكَ terdapat huruf lam ba’id dan itu merupakan huruf lam yang berfungsi untuk menunjukan tempat yang sangat jauh. 

Contoh kata هُنَالِكَ dalam Al quran surat Al Furqan ayat 13: 

وَإِذَا أُلْقُوْا مِنْهَا مَكَانًا ضَيِّقًا مُقَرَّنِيْنَ دَعَوْا هُنَالِكَ ثُبُوْرًا 

Artinya: “dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan” 

Contoh kata ثَمَّ dalam Al quran surat Al insan ayat 20: 

وَإِذَا رَأَيْتَ ثَمَّ رَأَيْتَ نَعِيْمًا وَمُلْكًا كَبِيْرًا 

Artinya: “dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar” 

Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar tentang isim isyarah dalam bahasa Arab ada yang berdasarkan musyar ilaihnya dan ada juga yang menunjukan tempat. 

Dan isim isyarah berdasarkan musyar ilaihnya terbagi menjadi dua lil qarib dan lil ba’id. 

Sedangkan untuk isim isyarah yang menunjukan tempat ada tiga, lil qarib (jarak dekat), lil mutawasith (jarak medium) dan lil ba’id (jarak jauh).

Posting Komentar untuk " Recomended : Pembagian Isim Isyarah Dalam Bahasa Arab"