Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Mudah Paham.! Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab

Mudah Paham.! Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab 

Mudah Paham.! Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab
Gambar oleh janjf93 dari Pixabay 

Dalam bahasa Arab ada yang namanya harakat, fungsinya untuk memudahkan dalam membaca huruf hijaiyah serta memberi peran penting dalam makna.



Dan for your information aja nih, barang kali ada yang belum mengetahui harakat. 

Harakat dalam konteks bahasa Arab ini terbagi menjadi empat, ada fathah (َ), kasrah (ِ), dhammah (ُ) dan sukun (ْ). 

Pun dalam bahasa Arab terdapat aturan yang mengatur harakat-harakat tersebut yang disebut dengan i’rab

Dapatkan Segera.!


Mulai Sekarang

Pengertian I’rab Dalam Bahasa Arab

I’rab bahasa Arab adalah perubahan harakat setiap huruf terakhir atau pembuangan huruf pada sebuah kata dalam bahasa Arab. 

Perubahan kedua hal tersebut dipengaruhi oleh kata atau huruf yang mendahuluinya. 

Huruf di sini sudah pasti huruf yang bermakna ya, penjelasan lebih lengkap sudah ada pada tulisan sebelumnya. 

Perubahan harakat pada setiap kata dalam bahasa Arab, sifatnya ada yang tersirat atau tersurat ya. 
Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab

Nah untuk lebih jelas lagi yuk simak contoh berikut. Contoh I’rab bahasa Arab yang tersurat seperti berikut: 
Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab

Apabila kita perhatikan dengan baik, contoh kata mahasiswa pada kalimat yang pertama, harakat huruf terakhirnya (ب) adalah dhammah. 

Dan kita perhatikan lagi contoh kata mahasiswa pada kalimat kedua, harakat huruf terakhirnya (ب) adalah fathah. 

Nah ini dia i’rab tersurat dalam bahasa Arab, perubahan harakat pada kata mahasiswa dipengaruhi oleh kata yang mendahuinya. 

Dan kenapa disebut i’rab tesurat? karena perubahan dari harakat dhammah ke fathahnya terlihat dengan jelas. 

Kita lanjut pada contoh ‘i’rab bahasa Arab tersirat: 
Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab
Apabila kita perhatikan dengan baik, contoh kata seorang pemuda pada kalimat yang pertama, harakat huruf terakhirnya (ت) adalah fathah 

Dan kita perhatikan lagi contoh kata seorang pemuda pada kalimat kedua, harakat huruf terakhirnya (ت) adalah fathah. 

Kenapa yah kedua nya memiliki harakat yang sama? padahal kata atau huruf yang mendahuluinya sama dengan contoh i’rab tersurat. 
Nah sebenarnya kata اْلفَتَى (seorang pemuda) termasuk pada isim mabni yang perubahan i’rab nya tersirat, tidak terlihat.
Namun pada dasarnya tetap saja kata اْلفَتَى (seorang pemuda) memiliki i’rab bahasa Arab, seperti pada contoh i’rab bahasa Arab tersurat. 

Baca Juga 
  1. Mudah Paham.! Pembagian Kalam Dalam Belajar Bahasa Arab
  2. Pembagian irab dalam belajar bahasa arab 
  3. Menguasai dasar bahasa arab
  4. Pembagian kalam dalam belajar bahasa arab 

Jenis-jenis i’rab bahasa Arab

Sekarang mari kita lanjut pada pembahasan jenis-jenis i’rab bahasa Arab. Secara umum bisa di lihat pada gambar di bawah ini ya. 

Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab 

Jenis-jenis i’rab bahasa Arab terbagi menjadi empat, dan setiap i’rab memiliki tanda inti dan tanda pengganti. 

1. I’rab Rafa dalam bahasa Arab

Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab
Kita bahas satu persatu yah, dimulai dari i’rab rafa’. 

Tanda inti dari ‘i’rab rafa adalah dhamah, dan tanda penggantinya ada tiga yaitu huruf و (wau), ا (alif) dan ن (nun).  

Contoh i’rab rafa dengan menggunakan tanda inti sangatlah mudah untuk ditemukan, seperti contoh-contoh berikut:
    1. الْكِتَابُ (isim mufrad) : satu buku
    2. اْلكُتُبُ (jamak taksir) : buku-buku
    3. الْمُسْلِمَاتُ (jamak muannats salim) : wanita-wanita muslimah
    4. نَرْفَعُ (fi’il mudhari shahih akhir) : meninggikan
Dari semua contoh di atas bisa kita lihat setiap harakat pada huruf terakhirnya adalah dhammah.


 

 

a. i’rab rafa’ dengan menggunakan tanda pengganti huruf و 

Lanjut pada contoh-contoh i’rab rafa’ dengan mengggunakan tanda pengganti huruf و (wau): 
    1. اْلمٌسْلِمُوْنَ (jamak mudzakar salim) : orang-orang muslim laki-laki
    2. الْمُؤْمِنُوْنَ (jamak mudzakar salim) : orang-orang beriman laki-laki
    3. اَبُوْكَ (asmaus sittah) : bapakmu
    4. اَخُوْكَ (asmaus sittah) : saudaramu
Ada juga Asmaus sittah, menggunakan tanda pengganti huruf و
isim-isim yang enam, dan isim-isim ini tidak bisa diganti dengan melakukan perubahan, penambahan atau pengurangan.

Dalam arti sudah menjadi patokan khusus dalam bahasa Arab bahwa asmaus sittah itu lafadznya sebagai berikut: اَبُوْكَ، اَخٌوْكَ، حَمُوْكَ، فُوْكَ، هَنُوْكِ، ذُوْمَالٍ

Dan kenapa disebut asmaus sittah karena jumlah lafadznya ada enam dan semuanya termasuk isim bukan fi’il atau huruf.

b. i’rab rafa’ denga tanda pengganti huruf ا(alif)

Yuk Lanjut pada contoh-contoh i’rab rafa’ dengan mengggunakan tanda pengganti huruf ا(alif):

    1. اْلمُسْلِمَانِ (isim tasniyah) : dua orang muslim laki-laki
    2. اْلمُؤْمِنَانِ (isim tasniyah) : dua orang beriman laki-laki

c. i’rab rafa’ denga tanda pengganti huruf  ن(nun) 

Kita lanjut pada tanda pengganti terakhir pada i’rab rafa yaitu huruf ن(nun)
    1. يَدْرُسَانِ (af’alum khomsah) : Belajar (2 laki-laki)
    2. يَجْرِيَانِ (af’alul khomsah) : Berjalan (2 laki-laki)
    3. يَكْتُبُوْنَ (af’alul khomsah) : Menulis (mereka laki-laki )
    4. يَقْرَؤُوْنَ (af’alul khomsah) : Membaca (mereka laki-laki)
    5. تَجْرِيِيْنَ (af'alul khomsah ) : Kamu perempuan sedang berjalan
Af’alul khomsah mirip dengan asmaus sittah, isim ini tidak bisa diganti dengan melakukan perubahan, penambahan atau pengurangan.

Dalam arti sudah menjadi patokan khusus dalam bahasa Arab bahwa isim sittah itu lafadznya sebagai berikut: يَفْعَلاَنِ، تَفْعَلَانِ، يَفْعَلُوْنَ، تَفْعَلُوْنَ، تَفْعَلِيْنَ

Dan kenapa disebut af’alul khomsah? karena jumlah lafadznya ada lima dan semuanya termasuk fi’il bukan isim atau huruf.

 Dapatkan Segera.!


Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab 

Sekarang kita lanjut pada jenis i’rab kedua dalam bahasa Arab yaitu i’rab nashab.

I’rab nashab dalam bahasa Arab memililki tanda pengganti yang cukup banyak jika dibandingkan dengan i’rab yang lainnya yah.

So, jika mulai kelelahan silakan berhenti sejenak untuk merefreshkan pikiran, dan lanjut lagi yuk! 

Seperti pada gambar di atas kita tahu bahwa tanda inti i’rab nashab adalah harakat fathah, untuk contohnya perhatikan di bawah ini yaa
    1. دَرَسْتُ اْلعَرَبِيَةَ (isim mufrad) : aku belajar bahasa Arab
    2. قَرَأْتُ اْلكُتُبَ (jamak taksir) : aku membaca buku
    3. لَنْ أَدْرُسَ (fi’il mudhari nawashib) : aku belum belajar
Kita mulai masuk pada tanda pengganti yang pertama dalam i’rab nashab yaitu ا (alif), berikut contoh-contohnya:
    1. اَبَاكَ (asmaus sittah) : bapakmu
    2. اَخَاكَ (asmaus sittah) : saudaramu
    3. ذَاعِلْمٍ (asmaus sittah) : memiliki ilmu
Penjelasan asmaus sittah ini sudah ada pada tanda pengganti i’rab rafa dengan huruf و(wau) yaa. 


 

Tanda pengganti yang kedua dalam i’rab nashab yaitu harakat kasrah, berikut contoh-contohnya:
    1. لَقَيْتُ اْلمُؤْمِنَاتِ : aku bertemu dengan para perempuan beriman
    2. خَلَقَ اللهُ السَّمَوَاتِ : Allah menciptakan langit-langit 
    3. رَأَيْتُاْلمُسْلِمَاتِ : aku melihat para perempuan muslimah 
Huruf ي (ya) termasuk pada tanda pengganti ketiga dalam i’rab nashab, berikut contoh-contohnya:
    1. اْلمُسْلِمَيْنِ رَأَيْتُ (isim tasniyah) : aku melihat dua orang muslim (lk)
    2. اْلمُسْلِمِيْنَ رَأَيْتُ (jamak mudzakar salim) : aku melihat para muslim laki-laki
Dan kita masuk pada tanda pengganti i’rab nashab yang terakhir yaitu membuang nun, artinya membuang huruf nun. Berikut contoh-contohnya:
    1. يَجْرِيَا أَنْ (fi’il mudhari dhamir tasniyah) : bahwa 2 laki-laki berjalan
    2. يَكْتُبُوْ أَنْ (fi’il mudhari dhamir jamak mudzakar) : bahwa mereka (lk) menulis
Penjelasan af’alul khomsah sudah ada pada tanda pengganti i’rab rafa dengan menggunakan huruf nun.

Nah awalnya kata يَجْرِيَا أَنْ adalah kata يَجْرِيَانِ, namun karena didahului oleh salah satu huruf yang menashabkan maka dibuang huruf nun dan berubah menjadi يَجْرِيَا أَنْ

Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab 

Seperti pada gambar di atas kita tahu bahwa tanda inti i’rab khafad adalah harakat kasrah, untuk contohnya perhatikan di bawah ini yaa
    1. فِي اْلمَدْرَسَةِ (isim mufrad) : di Seikolahk
    2. عَلَى اْلكَرَاسِيِ (jamak taksir) : di atas kursi-kursi
    3. فِي السَّمَوَاتِ (jamak muannats salim) : di langit-langit
Huruf ya termasuk pada tanda pengganti pertama dalam i’rab khafad, berikut contoh-contohnya:
    1. اْلمُسْلِمَيْنِ رَأَيْتُ (isim tasniyah) : aku melihat dua orang muslim (lk) 
    2. اْلمُسْلِمِيْنَ رَأَيْتُ (jamak mudzakar salim) : aku melihat para muslim laki-laki 
    3. اَبِيْكَ (asmaus sittah) : bapakmu 
Kita mulai masuk pada tanda pengganti yang kedua dalam i’rab khafad yaitu harakat fathah, berikut contoh-contohnya:  فِيْ مَسَاجِدَ (isim ghair munsharif) : di mesjid-mesjid 


 


4. I’rab Jazm dalam bahasa Arab

Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab 

Seperti yang kita ketahui dari gambar di atas, bahwa tanda inti dari i’rab jazm adalah harakat sukun, Contohnya seperti berikut:
    1. لَمْ أَعْلَمْ (fi’il mudhari shahih akhir) : aku belum tahu 
    2. لَمْ أَكْتُبْ (fi’il mudhari shahih akhir) : aku belum menulis 
    3. لَمْ أَذْهَبْ (fi’il mudhari shahih akhir) : aku belum pergi 
Dan kita lanjut pada tanda pengganti i’rab jazm yaitu membuang huruf, perhatikan contoh-contoh berikut!
    1. لَمْ اَخْشَ (fi’il mudhari mu’tal) : aku belum takut 
    2. لَمْ اَرْمِ (fi’il mudhari mu’tal) : aku belum membuang 
    3. لَمْ تَذْهَبُوْا (af’alul khomsah) : kalian belum pergi 
    4. لَمْ تَنَمُوْا (af’alul khomsah) : kalian belum tidur 

I’rab huruf dan i’rab Harakat dalam bahasa Arab

Nah maksud dari i’rab huruf dan i’rab harakat dalam bahasa Arab adalah perubahannya ada yang menggunakan huruf atau menggunakan harakat. 

Seperti pada contoh-contoh yang sudah ditulis pada bagian jenis-jenis i’rab di atas, sebagian menggunakan huruf dan sebagian menggunakan harakat 

Penggunaan i’rab huruf dan harakat ini sudah memiliki pola-pola tersendiri pada kata-kata tertentu dalam bahasa arab. 

Berikut ini bagian kata-kata yang perubahannya menggunakan harakat: 
  1. Isim mufrad 
  2. Jamak taksir 
  3. Jamak muannats salim 
  4. Fi’il mudhari 
  5. Isim ghair munsharif (isim mufrad dan jamak taksirnya) 
Dan berikut bagian kata-kata yang perubahannya menggunakan huruf: 
  1. Isim mutsanna ( ا dan ي) 
  2. Jama mudzakar salim (و dan ي) 
  3. Isim enam (6) (و , ا dan ي) 
  4. Fi’il lima (5) ( ن ) 
Mungkin bagi sebagian dari pembaca masih asing dengan kata-kata di atas, maka in syaa Allah akan dibahas pada tulisan selanjutnya. 

Nah itu dia pembahasan kali ini yaitu tentang i’rab dan pembagiannya dalam bahasa Arab. 

Jadi arti i’rab bahasa Arab adalah perubahan harakat setiap huruf terakhir atau pembuangan huruf pada sebuah kata dalam bahasa Arab. 

Dan pembagian i’rab bahasa Arab terbagi menjadi 4 jenis, yaitu i’rab rafa, i’rab nashab, i’rab khafad dan i’rab jazm. Dan sudah dijelaskan di atas. 

Semoga tulisan ini bisa membantu dan bisa bermanfaat agar belajar bahasa Arab menjadi lebih mudah.


Posting Komentar untuk "Mudah Paham.! Pembagian I’rab Dalam Belajar Bahasa Arab"